Pengertian Market Dalam Forex

Market menjadi tempat bertemunya pembeli dan penjual
Siapa yang tidak pernah mendengar istilah market/pasar, bahkan kita mengenal kata market adalah kata pasar (market) yang menjadi tempat bertemunya pembeli dan penjual. Namun di era digital saat ini, istilah market mengalami peluasan pemahaman yang dulunya tempat bertemunya penjual dan pembeli secara fisik dan sekarang ditambah menjadi mekanisme transaksi yang sudah tidak dibatasi dengan lokasi atau tempat. Istilah market pada era saat ini pembeli dan penjual tidak perlu bertemu secara fisik. Berkat bantuan teknologi internet, kita semua bisa bertindak sebagai buyer/seller kapan pun dan saling terhubung dimanapun.

Berbicara tentang trading forex, kita semua tau market forex memiliki market paling besar dan aktif diseluruh dunia. Bahkan nilai transaksinya mencapai 5 Milliar US Dollar/hari. Diperkirakan akan terus meningkat nilainya seiring pertumbuhan jumlah investor dan trader forex diseluruh dunia.

Tahukah anda bahwa market forex itu seperti laut, bisa memberikan hasil yang sangat melimpah, banyak peluang tercipta setiap harinya yang dapat kita manfaatkan untuk memperoleh profit, namun market bisa berubah kapan saja tanpa dapat kita prediksi sebelumnya ia bisa seperti ombak yang "ganas" yang bisa menggulung siapa saja sewaktu-waktu jika kita tidak berhati – hati dalam mengarunginya.

Yang namanya laut selalu memiliki siklus cuaca yang berubah-ubah, kadang kondisi laut tenang, kadang kondisi laut berombak, kedua kondisi inilah yang harus kita kenali dengan sebaik mungkin dengan banyak belajar dan bertanya, dengan semakin bertambahnya jam terbang trading, feeling kita semakin terlatih dan terasah dalam memahami market dalam forex.

Ada 3 prinsip tentang market forex yang ingin kami bagikan pada postingan kali ini :

Market is always Right.
Banyak trader ketika mengalami loss menyalahkan market. Dia merasa analisanya sudah benar. Padahal market tidak memperdulikan siapa anda dan bagaimana analisa anda.

Market bergerak "sesuka hati".
Market bergerak karena adanya transaksi yang didominasi oleh pelaku pasar. Jika buyer mendominasi maka market bergerak naik (buy), Jika seller mendominasi maka market bergerak turun (sell). Jadi siapa yang anda salahkan ketika mengalami loss? Market tidak pernah salah. Kita lah yang harus mau mengakui kesalahan dan belajar dari kegagalan.
There is no Good Market or Bad Market, Only Good Position or Bad Position.
Sering kita dengar ada orang berkata : "Wah market sedang jelek..". Padahal sebenarnya bukan market lagi jelek tapi mereka saja yang tidak dapat memanfaatkan kondisi tersebut. Atau mungkin mereka sedang dalam kondisi floating loss. Dengan berkata market lagi jelek, dia mencari pembelaan atas loss yang dialami sendiri.

Never Outsmart the Market.
Kebanyakan trader berusaha memprediksi kemana arah market akan bergerak. Padahal untuk berhasil di bisnis ini, kita tidak diharuskan menjadi "peramal". Tugas kita bukan prediksi melainkan reaktif. Ketika market bergerak naik atau turun, kita sudah menyiapkan plan yang detail untuk antisipasi segala kemungkinan yang terjadi.

Dalam trading segalanya mungkin terjadi. Jangan pernah berpikir : "Ahh masak sih harga turun sampai ke sekian...". Anda belum pernah merasakan floating loss hingga ribuan pips sih makanya bisa berpikir demikian. Juga jangan terlalu percaya diri (over confident). Over confident biasanya mengakibatkan over lot dan over trading. Padahal over lot dan over trade adalah faktor terbesar penyebab terjadinya Margin Call.


Demikianlah ketiga prinsip market yang harus kita pahami, market memang tidak bisa dipastikan kemana arahnya, tapi memiliki pola kebiasaan, bisa diukur dan diperkirakan arah kecenderungannya, disini letak seninya bisnis dalam forex ini. Persiapkan diri dengan trading plan yang baik dan Money management yang bijak.

Ditulis Oleh Sony Wijaya.
Professional Trader, Investor & Coach
di dunia Trading dan Investasi Forex.

0 Response to "Pengertian Market Dalam Forex"

Post a Comment